LPK Bhatara Tampil di Garda Depan! 32 Peserta Digembleng di Batam, Kolaborasi Besar Tekan Pengangguran

- Redaksi

Sabtu, 11 April 2026 - 12:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

foto: Wakapolda Kepri Brigjen Pol Dr. Anom Wibowo saat memukul gong tanda  pembukaan Pelatihan Berbasis Kompetensi Program Barista dan Instalasi Listrik Sederhana

i

foto: Wakapolda Kepri Brigjen Pol Dr. Anom Wibowo saat memukul gong tanda pembukaan Pelatihan Berbasis Kompetensi Program Barista dan Instalasi Listrik Sederhana

Centralmedianusa.com Batam –Kebutuhan tenaga kerja terampil di kawasan industri seperti Batam terus meningkat seiring pertumbuhan ekonomi yang pesat. Namun di sisi lain, ketersediaan tenaga kerja yang benar-benar siap pakai masih menjadi tantangan.

Menjawab kondisi tersebut,pada hari Juma’t bertempat di Balai Latihan Kerja (BLK) Batam (10/04/2026), program pelatihan kerja berbasis kompetensi digelar untuk mencetak tenaga kerja siap pakai yang mampu menjawab kebutuhan industri.

Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Polda Kepri, PT KT&G TSPM Indonesia melalui program Corporate Social Responsibility (CSR), serta LPK Bhakti Tidar Nusantara, yang bersama-sama mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di wilayah Kepulauan Riau.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

foto dari kanan ke kiri Wakapolda Kepri Brigjen Pol Dr. Anom Wibowo, perwakilan PT KT&G TSPM,Direktur Bina Standarisasi Kompetensi Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Kementerian Ketenagakerjaan RI, Abdullah Gigi Asmara,Direktur Utama LPK Bhakti Tidar Nusantara(BHATARA), Dwifung Wirajaya Saputra

Pimpinan LPK Bhatara,Bapak Dwifung Wirajaya Saputra, menegaskan bahwa pelatihan ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan langkah konkret dalam mencetak tenaga kerja kompeten.
“Pelatihan ini diikuti oleh 32 peserta yang terbagi dalam dua program, yakni barista dan instalasi listrik, masing-masing sebanyak 16 orang.
Peserta berasal dari berbagai latar belakang, termasuk masyarakat umum, keluarga pekerja, hingga binaan perusahaan,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa durasi pelatihan dirancang secara maksimal untuk menghasilkan kompetensi nyata.“Pelatihan barista berlangsung selama 18 hari, sedangkan instalasi listrik selama 26 hari,” lanjutnya.Menurutnya, pendekatan berbasis praktik menjadi kunci agar peserta benar-benar siap kerja dan mampu bersaing di dunia industri.

Direktur Utama LPK Bhakti Tidar Nusantara, Dwifung Wirajaya Saputra

Sementara itu, Wakapolda Kepri Brigjen Pol Dr. Anom Wibowo,mewakili Kapolda kepri Irjen Pol Asep Safrudin yang sedang berada di luar kota.
menyoroti ironi di tengah tingginya pertumbuhan ekonomi daerah.“Kepri ini termasuk daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Indonesia, tetapi ironisnya angka pengangguran juga masih tinggi. Ini menjadi tantangan bersama,” tegasnya.Ia juga menekankan pentingnya sertifikasi dalam dunia kerja modern“Kalau dulu cukup pengalaman kerja, sekarang tidak. Sertifikasi menjadi kunci. Ini yang harus kita siapkan bersama,” ujarnya.

Baca Juga:  Lomba Rakyat DPC Demokrat Kota Batam Meriahkan HUT RI ke-81, Hadirkan Semangat Kebersamaan Warga

Dari sisi pemerintah pusat, Direktur Bina Standarisasi Kompetensi Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Kemnaker RI, Dr. Ir. Abdullah Qiqi Asmara, S.T., M.Si., M.Kom., IPU, mengakui keterbatasan jangkauan pelatihan yang dilakukan pemerintah.“Tahun ini kami hanya mampu melatih sekitar 70 ribu peserta melalui APBN, sementara jumlah pengangguran mencapai jutaan. Karena itu, dukungan dari berbagai pihak sangat dibutuhkan,” ungkapnya.
Pernyataan tersebut menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan lembaga pelatihan dalam memperluas akses pelatihan kerja.

Program pelatihan ini difokuskan pada bidang yang memiliki peluang kerja tinggi, seperti barista dan instalasi listrik dua sektor yang terus berkembang di Batam sebagai kawasan industri strategis.
Dengan metode pelatihan berbasis praktik dan uji kompetensi, peserta dipersiapkan untuk langsung masuk ke dunia kerja maupun membuka peluang usaha mandiri.
LPK Bhatara pun menegaskan komitmennya untuk terus menjadi bagian dari solusi dalam menjawab tantangan ketenagakerjaan di daerah.
Di tengah tingginya angka pengangguran, langkah kolaboratif seperti ini menjadi bukti bahwa solusi nyata dapat diwujudkan melalui sinergi.

Penulis : Zul

Editor : sofian ang david

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel centralmedianusa.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gangguan Listrik Batam Selesai Ditangani, BP Batam Kawal Pemulihan Layanan dan Aktivitas Dunia Usaha
Dari Kaderisasi ke Aksi Nyata, Nurhayati Siapkan Arah Baru Gerakan KOPRI PMII Inhil
Luluskan 172 Sarjana Hukum, Unisi Tembilahan Tekankan Pengabdian dan Pendidikan Berkelanjutan
Pemulihan Listrik PLN Capai 100%, BP Batam Turun Langsung Kawal Layanan dan Dunia Usaha
BP Batam dan Ombudsman RI Perkuat Pengawasan Pelayanan Publik
PLN Batam Berhasil Pulihkan Pasokan Listrik di Kota Batam, Pastikan Hak Kompensasi Pelanggan Terpenuhi
BP Batam Percepat Pemulihan Air Pasca Pemadaman, 80 Persen Wilayah Batam Kembali Teraliri Air
BP Batam Koordinasikan Pemulihan Listrik dan Air, Prioritaskan Objek Vital dan Pelayanan Masyarakat

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:01 WIB

Gangguan Listrik Batam Selesai Ditangani, BP Batam Kawal Pemulihan Layanan dan Aktivitas Dunia Usaha

Rabu, 14 Oktober 2026 - 22:55 WIB

Dari Kaderisasi ke Aksi Nyata, Nurhayati Siapkan Arah Baru Gerakan KOPRI PMII Inhil

Rabu, 14 Oktober 2026 - 18:18 WIB

Luluskan 172 Sarjana Hukum, Unisi Tembilahan Tekankan Pengabdian dan Pendidikan Berkelanjutan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:09 WIB

Pemulihan Listrik PLN Capai 100%, BP Batam Turun Langsung Kawal Layanan dan Dunia Usaha

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:50 WIB

PLN Batam Berhasil Pulihkan Pasokan Listrik di Kota Batam, Pastikan Hak Kompensasi Pelanggan Terpenuhi

Berita Terbaru