CentralMediaNusa.-Batam- PB HMI MPO di anggap gagal oleh cabang-cabang se-Badko Sumbagtera karena telah membatalkan hasil musda di cabang meranti dan membuat musda ulang melalui online tanpa kehadiran pimpinan-pimpinan cabang sesumbagtera, karena sikap tersebut HMI MPO Cabang Batam Madani memutuskan untuk menyatakan Mosi Tidak percaya terhadap PB HMI MPO.
Sahrul Ramadhan ketua umum HmI MPO Cabang Batam Madani menolak dengan tegas keputusan PB HmI MPO terhadap SK yang di keluarkan oleh PB yang memutuskan Novry Adriansyah Sebagai Formature Badko Sumbagteng.
“Saya sangat kecewa dengan keputusan PB hari, karena PB HMI MPO seakan main-main dalam pengambilan keputusan, karena kami menilai musda yang di adakan di kepulauan meranti sudah sah dan berjalan sesuai konstitusi, kami menganggap dalam musda tersebut karena kekalahan dan tidak masuknya nama jagoan dari pengurus PB di musda meranti sehingga musda tersebut di anggap gagal oleh pengurus PB yang merepresentasikan jagoannya”
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sahrul juga menganggap kehadiran cabang-cabang yang sudah datang dari masing-masing daerah ke kepulauan meranti merasa di khianati cuma karena kepentingan segelintir pengurus PB yang tidak puas karena Novry Adriansyah tidak masuk dalam rekomendasi sebagai calon ketua Badko.
“Cuma karena kepentingan yang kami tidak tau apa motif dari langkah tersebut sehingga pengurus PB rela mengangkangi konstitusi, bahkan Ketua Komisi PAO mengadakan musda online untuk merekomendasikan nama Novry sebagai calon ketua Badko, agar PB bisa mengeluarkan SK kepada Novry sebagai ketua Badko Sumbagteng”tutup sahrul
Dalam agenda musda II Badko Sumbagtera di kepulan meranti memang ada rekomendasi pemekaran wilayah Kerja Badko, agar lebih efektif cabang-cabang berkordinasi, dari rekomendasi tersebut lahirlah keputusan SK pemekaran Badko Sumbagut dan Sumbagteng serta dua nama ketua badko, Sumbagut di ketuai oleh Syibran Malasi dan Badko Sumbagteng di ketuai oleh Novry Adriansyah.









