BP Batam dan Kementerian Transmigrasi Perkuat Sinergi Pengembangan Rempang Eco City

- Redaksi

Minggu, 11 Oktober 2026 - 22:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BP Batam/Wali Kota Batam, Amsakar Achmad menyampaikan dukungan terhadap program penataan dan pengembangan kawasan Rempang Eco City yang dikemas dalam Festival Transmigrasi 2026 di kawasan Rempang Eco City dan diinisiasi oleh Kementerian Transmigrasi Republik Indonesia, Sabtu (10/10/2026).

Kegiatan ini menghadirkan rangkaian doa bersama, tausiyah, pertunjukan seni budaya, serta pameran produk unggulan kawasan transmigrasi yang diikuti antusias oleh para pelajar, akademisi, tokoh adat, hingga masyarakat setempat.

Festival dibuka langsung oleh Menteri Transmigrasi Republik Indonesia, Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Turut hadir, Wakil Menteri Transmigrasi RI, Viva Yoga Mauladi; Sekretaris Jenderal Kementerian Transmigrasi, Edy Gunawan; Anggota/Deputi Bidang Administrasi dan Keuangan BP Batam, Alexander Zulkarnain; Wakil Rektor Riset Inovasi Kerja Sama dan Komunikasi Publik Universitas Diponegoro, Wijayanto, Ph.D; Direktur Technical University of Munich (TUM), Prof. Walter Timo De Vries; serta jajaran Pimpinan Forkopimda Kota Batam.

Selepas pembukaan, acara dilanjutkan dengan tausiyah oleh Ustaz Das’ad Latif dan penampilan seni budaya dari Lebah Begantong. Pengunjung juga menikmati pameran edukatif mengenai kawasan transmigrasi, produk unggulan daerah, serta stan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang menawarkan produk lokal, kerajinan, dan kuliner.

Selain itu, salah satu agenda yang disorot dalam kegiatan ini adalah pemaparan rekomendasi hasil Summer Course 2026, program penataan kawasan transmigrasi Rempang Eco City yang diinisiasi oleh Kementerian Transmigrasi RI.

Baca Juga:  Pengurus Yayasan AL-HIKMAH ATTAQWA ANAMABAS resmi di lantik, ARFANDI, S.Sos NAKHODAI PERIODE 2026-2031

Program tersebut melibatkan 20 mahasiswa dari TUM, bersama Universitas Diponegoro yang telah melaksanakan pembelajaran langsung sejak tanggal 1-10 Oktober 2026.

Adapun rekomendasi yang disampaikan antara lain, pengembangan infrastruktur inovatif, pengembangan skill-hub, pengembangan agroforestri, serta ecotourism.

“Rekomendasi yang sudah diberikan akan segera kami implementasikan agar masyarakat transmigran dapat mandiri dalam pemanfaatan sumber daya alam dan manusianya,” ujar Iftitah.

Menanggapi rekomendasi tersebut, Kepala BP Batam sekaligus Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menegaskan bahwa hasil kajian itu akan menjadi perhatian serius, baik bagi pemerintah daerah dan lintas kementerian/lembaga, sebagai bahan pertimbangan dalam mendukung penataan dan pengembangan kawasan Rempang Eco City.

“Dari rekomendasi yang disampaikan ada yang sedang berjalan, yakni proses penghijauan dengan pembangunan taman dan pemberdayaan ekonomi warga melalui bantuan bibit budidaya bahari untuk para nelayan setempat,” jelas Amsakar.

Selain itu, untuk meningkatkan konektivitas dan mempermudah akses menuju Rempang Eco City, pihaknya menyiapkan dukungan transportasi darat meliputi Trans Batam dan Bus DAMRI. Sedangkan akses laut akan didukung oleh Kapal Sri Bulang, Kapal Sri Galang, dan Kapal Sri Toda.

Penyediaan layanan tersebut diharapkan dapat mempersingkat waktu tempuh sekaligus menunjang mobilitas masyarakat menuju kawasan Tanjung Banon, Rempang Eco City.

“Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan semaksimal mungkin sarana dan prasarana yang telah diupayakan pemerintah, untuk kemajuan wilayah transmigrasi Rempang Eco City,” tutup Amsakar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel centralmedianusa.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Utamakan Kebutuhan Air Warga, BP Batam Buka Peluang Kemitraan Swasta dan Pemerintah
Gangguan Listrik Batam Selesai Ditangani, BP Batam Kawal Pemulihan Layanan dan Aktivitas Dunia Usaha
Luluskan 172 Sarjana Hukum, Unisi Tembilahan Tekankan Pengabdian dan Pendidikan Berkelanjutan
Pemulihan Listrik PLN Capai 100%, BP Batam Turun Langsung Kawal Layanan dan Dunia Usaha
BP Batam dan Ombudsman RI Perkuat Pengawasan Pelayanan Publik
PLN Batam Berhasil Pulihkan Pasokan Listrik di Kota Batam, Pastikan Hak Kompensasi Pelanggan Terpenuhi
BP Batam Percepat Pemulihan Air Pasca Pemadaman, 80 Persen Wilayah Batam Kembali Teraliri Air
BP Batam Koordinasikan Pemulihan Listrik dan Air, Prioritaskan Objek Vital dan Pelayanan Masyarakat

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:15 WIB

Utamakan Kebutuhan Air Warga, BP Batam Buka Peluang Kemitraan Swasta dan Pemerintah

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:01 WIB

Gangguan Listrik Batam Selesai Ditangani, BP Batam Kawal Pemulihan Layanan dan Aktivitas Dunia Usaha

Rabu, 14 Oktober 2026 - 18:18 WIB

Luluskan 172 Sarjana Hukum, Unisi Tembilahan Tekankan Pengabdian dan Pendidikan Berkelanjutan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:09 WIB

Pemulihan Listrik PLN Capai 100%, BP Batam Turun Langsung Kawal Layanan dan Dunia Usaha

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:50 WIB

PLN Batam Berhasil Pulihkan Pasokan Listrik di Kota Batam, Pastikan Hak Kompensasi Pelanggan Terpenuhi

Berita Terbaru