KKSS Inhil Hibahkan 75 Hektare Lahan untuk Yonif TNI, Soroti Nilai Sosial dan Kepentingan Publik

- Redaksi

Rabu, 8 April 2026 - 19:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Centralmedianusa.com, Inhil-Riau – Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Kabupaten Indragiri Hilir menyerahkan hibah lahan seluas 75 hektare untuk mendukung pembangunan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 953/Harimau Rawa TNI Angkatan Darat di wilayah Riau.

Penyerahan lahan dilakukan oleh Ketua BPD KKSS Inhil, H. M. Haris, dalam seremoni di Kelurahan Harapan Tani yang turut dihadiri perwakilan Kementerian Pertahanan, Bupati Inhil Herman, unsur TNI, serta jajaran pengurus KKSS.

Haris menyampaikan bahwa hibah tersebut merupakan bentuk kontribusi nyata, tidak hanya secara pribadi, tetapi juga sebagai representasi organisasi KKSS dalam mendukung kepentingan negara, khususnya di sektor pertahanan dan pembangunan wilayah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lahan yang dihibahkan direncanakan akan dimanfaatkan untuk pembangunan berbagai fasilitas militer, seperti markas komando, pos pengamanan, hingga sarana latihan prajurit. Kehadiran satuan TNI diharapkan dapat memperkuat stabilitas keamanan sekaligus memberi dampak positif bagi masyarakat sekitar.

Baca Juga:  GP ANSOR INHIL TERIMA HEWAN KURBAN DARI KAPOLRES INHIL,SAMPAIKAN UCAPAN TERIMA KASIH

Selain itu, hibah ini juga dipandang memiliki nilai sosial dan keagamaan sebagai bentuk sedekah jariyah, yakni amal berkelanjutan yang manfaatnya terus dirasakan. Apalagi, keterlibatan organisasi KKSS memperlihatkan adanya semangat kebersamaan dalam berkontribusi bagi kepentingan publik.

Namun demikian, rencana pembangunan Yonif tersebut juga masih menyisakan sejumlah catatan. Hingga saat ini, belum ada penjelasan rinci terkait urgensi strategis pembentukan satuan baru di wilayah tersebut, termasuk kajian dampak terhadap lingkungan dan tata ruang.

Ke depan, transparansi perencanaan serta keterlibatan masyarakat menjadi hal penting agar pembangunan sektor pertahanan ini dapat berjalan selaras dengan kepentingan publik secara luas, baik dari sisi keamanan, sosial, maupun keberlanjutan lingkungan.

Penulis : Sulaiman

Editor : Sofian ang david

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel centralmedianusa.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dari Kaderisasi ke Aksi Nyata, Nurhayati Siapkan Arah Baru Gerakan KOPRI PMII Inhil
Nobar G30S/PKI di MTs-TI Sungai Guntung, Sejarah Dikemas dalam Pembelajaran Interaktif
Lima Orang Diamankan dalam Pengungkapan Dugaan Curat di Kateman, Penyidikan Masih Berlanjut
Bukan Sekedar MoU, KUA Kateman dan MTs-TI Sungai Guntung Siap Buka Ruang Edukasi Bagi Remaja
Rokok Ilegal Masih Beredar di Inhil, Polres dan Bea Cukai Dipertanyakan: Lalu Apa yang Sudah Dikerjakan?
Satu Hektare Jagung Dipanen di Griya Mukti Jaya, Ketahanan Pangan Didorong dari Desa
Dari Kuala Selat, Kak Dani Sartika Buktikan Pramuka Desa Mampu Menembus Panggung Nasional
FKUB Inhil Ajak Masyarakat Sungai Guntung Rawat Kerukunan melalui Moderasi Beragama

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 22:55 WIB

Dari Kaderisasi ke Aksi Nyata, Nurhayati Siapkan Arah Baru Gerakan KOPRI PMII Inhil

Rabu, 30 September 2026 - 10:08 WIB

Nobar G30S/PKI di MTs-TI Sungai Guntung, Sejarah Dikemas dalam Pembelajaran Interaktif

Jumat, 18 September 2026 - 07:48 WIB

Lima Orang Diamankan dalam Pengungkapan Dugaan Curat di Kateman, Penyidikan Masih Berlanjut

Kamis, 17 September 2026 - 14:16 WIB

Bukan Sekedar MoU, KUA Kateman dan MTs-TI Sungai Guntung Siap Buka Ruang Edukasi Bagi Remaja

Sabtu, 12 September 2026 - 23:02 WIB

Rokok Ilegal Masih Beredar di Inhil, Polres dan Bea Cukai Dipertanyakan: Lalu Apa yang Sudah Dikerjakan?

Berita Terbaru