Satu Hektare Jagung Dipanen di Griya Mukti Jaya, Ketahanan Pangan Didorong dari Desa

- Redaksi

Sabtu, 12 September 2026 - 17:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Centralmedianusa.com, Sungai Guntung_Kateman – Ketahanan pangan tidak hanya berbicara tentang ketersediaan bahan pangan, tetapi juga bagaimana masyarakat mampu mengoptimalkan potensi lahan yang ada di lingkungannya. Semangat tersebut terlihat dalam kegiatan panen jagung Kuartal II Tahun 2026 di Desa Griya Mukti Jaya, Kecamatan Teluk Belengkong, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau, Sabtu (12/9/2026).

Panen yang dimulai sekitar pukul 13.30 WIB itu menjadi bagian dari upaya mendukung Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya dalam memperkuat sektor pertanian dan mendorong kemandirian pangan di tingkat masyarakat.

Komoditas yang dipanen berupa jagung hibrida yang ditanam pada lahan seluas kurang lebih satu hektare di RT 012/RW 004 Desa Griya Mukti Jaya. Lahan tersebut dikelola secara perorangan oleh Edi bersama kelompoknya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari lahan tersebut, hasil panen diperkirakan mencapai sekitar 500 kilogram. Kendati demikian, produksi yang diperoleh belum sesuai potensi maksimal. Kemarau panjang serta kondisi cuaca panas ekstrem menjadi salah satu faktor yang memengaruhi pertumbuhan dan hasil tanaman jagung.

Meski hasilnya belum maksimal, panen tersebut tetap menjadi gambaran bahwa pemanfaatan lahan produktif di tingkat desa dapat memberikan kontribusi terhadap kebutuhan masyarakat sekaligus membuka peluang pengembangan sektor pertanian lokal.

Rencananya, jagung hasil panen akan dipasarkan kepada masyarakat setempat di Desa Griya Mukti Jaya. Langkah ini diharapkan mampu menjaga perputaran hasil pertanian di lingkungan masyarakat sekaligus memberikan nilai ekonomi bagi pengelola lahan.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kapolsek Teluk Belengkong IPTU Debi Azhar, SH., MH., bersama jajaran Polsek Teluk Belengkong. Hadir pula perwakilan Camat Teluk Belengkong, Hendri; Kasi Tata Pemerintahan Kecamatan Teluk Belengkong Kaspul Anwar; Ps. Kanit Intelkam Polsek Teluk Belengkong AIPDA M. Tahir; Kepala Desa Griya Mukti Jaya Indra Setiawan; Bhabinkamtibmas AIPDA Atfrizon; personel Polsek Teluk Belengkong; perangkat Desa Griya Mukti Jaya; unsur kepala dusun, RT dan RW; serta penggerak kelompok tani.

Baca Juga:  Hari Kebangkitan Nasional: Bangkit Itu Bukan Sekadar Seremonial

Keterlibatan kepolisian bersama pemerintah kecamatan, pemerintah desa dan kelompok tani menjadi bagian dari kolaborasi dalam mengawal pengembangan ketahanan pangan. Penguatan produksi lokal dinilai penting agar kebutuhan masyarakat dapat semakin ditopang oleh potensi yang tersedia di wilayah sendiri.

Jagung sendiri memiliki peran strategis, tidak hanya sebagai komoditas pertanian, tetapi juga sebagai salah satu bahan yang dapat menunjang kebutuhan pakan ternak. Karena itu, peningkatan produktivitas jagung di tingkat desa berpotensi memberikan dampak terhadap sektor pertanian dan peternakan secara bersamaan.

Panen tersebut sekaligus menjadi momentum untuk mendorong masyarakat agar terus memanfaatkan lahan secara produktif. Dengan pengelolaan yang berkelanjutan, lahan pertanian di desa diharapkan mampu berkembang menjadi salah satu penopang ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.

Upaya tersebut sejalan dengan semangat membangun kemandirian pangan dari tingkat desa. Penguatan produksi lokal diharapkan dapat mengurangi ketergantungan terhadap pasokan dari luar daerah serta mendukung cita-cita swasembada pangan secara bertahap.

Seluruh rangkaian kegiatan panen jagung berakhir sekitar pukul 14.30 WIB. Kegiatan berlangsung dalam situasi aman, tertib dan lancar.

(Eman)

Penulis : sulaiman

Editor : Sofian ang david

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel centralmedianusa.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dari Kaderisasi ke Aksi Nyata, Nurhayati Siapkan Arah Baru Gerakan KOPRI PMII Inhil
Nobar G30S/PKI di MTs-TI Sungai Guntung, Sejarah Dikemas dalam Pembelajaran Interaktif
Lima Orang Diamankan dalam Pengungkapan Dugaan Curat di Kateman, Penyidikan Masih Berlanjut
Bukan Sekedar MoU, KUA Kateman dan MTs-TI Sungai Guntung Siap Buka Ruang Edukasi Bagi Remaja
Rokok Ilegal Masih Beredar di Inhil, Polres dan Bea Cukai Dipertanyakan: Lalu Apa yang Sudah Dikerjakan?
Dari Kuala Selat, Kak Dani Sartika Buktikan Pramuka Desa Mampu Menembus Panggung Nasional
FKUB Inhil Ajak Masyarakat Sungai Guntung Rawat Kerukunan melalui Moderasi Beragama
Pramuka Pelangiran Menatap Babak Baru, Kepengurusan 2026–2029 Resmi Dikukuhkan

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 22:55 WIB

Dari Kaderisasi ke Aksi Nyata, Nurhayati Siapkan Arah Baru Gerakan KOPRI PMII Inhil

Rabu, 30 September 2026 - 10:08 WIB

Nobar G30S/PKI di MTs-TI Sungai Guntung, Sejarah Dikemas dalam Pembelajaran Interaktif

Jumat, 18 September 2026 - 07:48 WIB

Lima Orang Diamankan dalam Pengungkapan Dugaan Curat di Kateman, Penyidikan Masih Berlanjut

Kamis, 17 September 2026 - 14:16 WIB

Bukan Sekedar MoU, KUA Kateman dan MTs-TI Sungai Guntung Siap Buka Ruang Edukasi Bagi Remaja

Sabtu, 12 September 2026 - 23:02 WIB

Rokok Ilegal Masih Beredar di Inhil, Polres dan Bea Cukai Dipertanyakan: Lalu Apa yang Sudah Dikerjakan?

Berita Terbaru