Centralmedianusa.com, Inhil-Riau – Safari Ramadan SMP Negeri 1 Kateman menghadirkan suasana religius yang hangat dan sarat makna di Masjid Al-Istiqomah Parit 4, Kelurahan Bandar Sri Gemilang, Kecamatan Kateman, Selasa malam (24/2/2026), bertepatan dengan 7 Ramadan 1447 H. Kegiatan tersebut menjadi lebih dari sekadar agenda keagamaan, melainkan ruang pembinaan mental, spiritual, dan pendidikan karakter yang terasa hidup di tengah kebersamaan jamaah.
Sejak usai salat Isya, masjid dipenuhi pelajar, majelis guru, serta masyarakat sekitar. Nuansa Ramadan terasa kental, menghadirkan pemandangan kebersamaan yang menenangkan. Perhatian jamaah tertuju pada sosok penceramah muda yang berdiri di hadapan mereka, menghadirkan kebanggaan tersendiri bagi lingkungan sekolah dan warga yang hadir.
Tausiah bertema “Bersabar di Bulan Ramadan” disampaikan oleh pelajar SMP Negeri 1 Kateman, Muhammad Rahil Shahpahlevi. Kehadirannya sebagai penceramah memunculkan suasana berbeda, menghadirkan rasa haru sekaligus kekaguman. Dengan bahasa sederhana namun penuh makna, ia mengajak jamaah memaknai Ramadan sebagai momentum melatih kesabaran, menjaga sikap, serta mengendalikan emosi dalam kehidupan sehari-hari.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pesan yang disampaikan terasa dekat dengan realitas generasi muda. Kesabaran digambarkan bukan hanya sebagai nilai spiritual, tetapi juga fondasi penting dalam menuntut ilmu, membangun pergaulan sehat, dan menghadapi tantangan hidup. Contoh-contoh keseharian yang diangkat membuat jamaah larut dalam suasana reflektif, seakan merasakan langsung denyut pembelajaran karakter di bulan suci.
Kepala SMP Negeri 1 Kateman, Halijah, S.Pd., M.Si., turut hadir dan mendampingi para pelajar selama kegiatan berlangsung. Kehadirannya mencerminkan dukungan penuh terhadap pembinaan karakter dan keberanian peserta didik dalam menyampaikan pesan-pesan kebaikan. Menurutnya, Safari Ramadan merupakan sarana penting untuk menanamkan nilai religius sekaligus membangun kepercayaan diri siswa. “Ramadan adalah momen pendidikan jiwa. Anak-anak tidak hanya belajar tentang ibadah, tetapi juga tentang tanggung jawab, keberanian, dan akhlak,” ujarnya.
Safari Ramadan malam itu meninggalkan kesan mendalam bagi jamaah. Di bawah cahaya lampu masjid dan keheningan malam Ramadan, tampilnya seorang pelajar sebagai penceramah menjadi simbol bahwa nilai-nilai kebaikan dapat tumbuh dari siapa saja. Sebuah momen sederhana namun kuat maknanya, yang menegaskan bahwa pendidikan sejati tidak hanya lahir di ruang kelas, tetapi juga melalui pengalaman, keteladanan, dan keberanian berbagi hikmah.
Penulis : sulaiman
Editor : sofian ang david









