Centralmedianusa.com: Menggunakan baju koko dan berkain sarung dengan syal melingkar di pundak AMSAKAR ACHMAD menghadiri acara buka bersama DPC IPERINDO KEPRI (IKATAN PERUSAHAAN INDUSTRI KAPAL DAN SARANA LEPAS PANTAI INDONESIA) berlokasi di KEBUN CITRA yang terletak di Kelurahan Sei Lekop,Kecamatan Sagulung,Kamis 5-3-2026.
Acara tersebut digagas oleh Bapak Ali Ulay yang juga menjabat sebagai ketua DPC IPERINDO Kepri memanfaatkan momen Ramadhan tahun ini. Dalam kesempatan itu Amsakar memuji IPERINDO yang telah ikut berkontribusi bagi kota Batam.
“Terimakasih kepada rekan rekan IPERINDO Yang telah membantu ekonomi Batam dengan mempekerjakan banyak orang dan paling penting meminimalisir angka pengangguran” mengawali sambutannya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Acara tersebut juga disemarakkan dengan kegiatan santunan anak Yatim kepada beberapa yayasan dan panti sebagai bentuk kepedulian IPERINDO kepada lingkungan dan kaum Dhuafa.
Hadir juga dalam acara tersebut Gubernur Kepri yang diwakili oleh Bapak Junaidi,Kapolda Kepri yang diwakili Kombes Hadi Mulyana,Kapolresta Barelang yang di wakili AKP Zulhendra,jajaran Direksi dan Staf BP BATAM yang diwakili M.Nur dan Ibrahim.
Amsakar (biasa disapa) dalam kesempatan sambutannya menyampaikan kembali komitmen nya untuk menuntaskan janji politiknya yang mana beberapa hal sudah di gesah olehnya bersama wakilnya Li-Claudya selama 1 tahun menjabat sebagai Walikota Batam maupun sebagai EX-OFICIO Kepala BP Batam.
” Saat ini AMSAKAR ACHMAD LI-CLAUDYA telah memimpin 1 tahun 15 hari,banyak hal yg sudah dibuat tapi tidak sedikit juga yang masih harus dibenahi” ujarnya.
“Ada beberapa informasi yang penting disampaikan terkait pencapaian pemerintah dalam beberapa waktu akhir ini yang dirasa perlu untuk masyarakat ketahui” lanjutnya.
Amsakar mengatakan bahwa saat ini Ekonomi Batam berada pada trend positif yang mana di triwulan 3 sekarang sudah berada diangka 6,89 sebelumnya 6,60 yang menunjukkan adanya peningkatan.
Selanjutnya beliau juga menegaskan bahwa Investasi kota Batam yang tadinya dalam perencanaan 60 triliun rupiah realisasi nya 69,5 triliun rupiah sama dengan 115,5% pencapaian.
“Kemudian INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA (IPM) tahun lalu 83,3,tahun 2025 ini naik 83,8 yang mana hal itu mencerminkan 3 hal Pendidikan,kesehatan dan kesejahteraan yang semakin membaik” tambahnya.
Amsakar juga menjelaskan bahwa kunjungan wisatawan ke Batam pun meningkat dari 1,3 juta orang menjadi 1,6 juta yang berarti ada penambahan 300.000 wisatawan yang datang ke Batam.
Amsakar juga tidak memungkiri kendatipun pencapaian yang telah diraih itu tetap menyisakan masih ada masalah masalah yang belum teratasi. Masalah pelayananan air bersih dan sampah yang harus kita selesaikan bersama ,dan sekarang itu menjadi prioritas program utama yang menjadi fokus pemerintah saat ini.
Amsakar menegaskan bahwa masalah sampah dan air bersih ini saat ini merupakan akumulasi masalah dari tahun-tahun sebelumnya yang belum di antisipasi yang meledak dimasa kepemimpinan nya.
“Ada 18 stres area yang mana air bersih masih menjadi sulit untuk didapatkan oleh masyarakat kita yang tiba-tiba muncul di era kepemimpinan Amsakar dan Li-Claudya” katanya.
Namun Amsakar bergerak cepat mengadakan rapat dengan PT Moya serta ABHI dan ABHU untuk memastikan keterpenuhan air bersih terjamin selama bulan puasa ini.
“Solusi nya dengan menyiapkan armada mobil tangki air sebanyak 30 armada yang terdiri dari 11 armada milik BP Batam dan 19 armada sewa dari pihak swasta dan ditambah lagi 4 armada modifikasi untuk melengkapi kebutuhan yang ada dalam waktu sementara ini” lanjutnya.
“Kedepannya 18 daerah stres air ini akan di agenda kan anggaran 120 miliar untuk menyelesaikan masalah nya secara permanen” tambahnya.
Terkait masalah sampah Amsakar menjelaskan bahwa permasalahan saat ini terdapat di TPU yang sudah sangat penuh yang mana menyebabkan ketinggian tempat armada sampah men drop-out sampah yang diangkut nya menjadi kesulitan dan menyebabkan antrian panjang di TPU.
“Hal ini mengakibatkan distribusi sampah dari TPS ke TPU menjadi lambat yang menyebabkan terjadi penumpukan sampah dimana mana” jelasnya.
Melihat kejadian ini Amsakar akhirnya mengadakan rapat dengan forkompinda bersama kapolres,kejaksaan dan ketua DPRD untuk meminta persetujuan penggunaan anggaran dana Belanja Tidak Terduga ( BTT ) dikarenakan APBD 2025 sudah habis dan alhamdulillah mereka sepakat untuk mengiyakan penggunaan dana tersebut.
Amsakar juga mohon doanya agar tetap diberi kesehatan supaya bisa tetap memenuhi 15 program prioritas nya sebagai bentuk pelayanan nya kepada masyarakat kota Batam.(Sad)
Penulis : Sad
Editor : Sad








