Razak, Wakil Kateman di Jamnas XII 2026: Dari Pesantren Daarul Rahman Menuju Panggung Nasional

- Redaksi

Senin, 24 Agustus 2026 - 12:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Centralmedianusa.com, Sungai Guntung — Dari Kecamatan Kateman, Kabupaten Indragiri Hilir, langkah seorang santri Pondok Pesantren Daarul Rahman kini sampai ke panggung nasional. Razak, Pramuka Penggalang yang merupakan utusan Kwartir Ranting (Kwarran) Gerakan Pramuka 03 Kateman, dipercaya menjadi peserta dalam Kontingen Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Indragiri Hilir pada Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026 di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata Pramuka (Buperta) Cibubur, Jakarta Timur.

Keikutsertaan Razak menjadi kabar membanggakan bagi keluarga, Pondok Pesantren Daarul Rahman Kateman, Gugus Depan, jajaran Gerakan Pramuka Kateman hingga masyarakat Kecamatan Kateman. Ia hadir bukan sebagai peraih juara, melainkan sebagai salah satu putra daerah yang mendapatkan kepercayaan untuk mengikuti perhelatan nasional dan membawa identitas Kateman bersama kontingen Indragiri Hilir.

Razak bergabung bersama Kontingen Kwarcab 04 Indragiri Hilir yang beranggotakan 16 Pramuka Penggalang, terdiri dari delapan putra dan delapan putri. Mereka merupakan peserta hasil seleksi tingkat cabang yang berasal dari sejumlah Kwartir Ranting di Kabupaten Indragiri Hilir.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bagi Razak, kesempatan tersebut memiliki arti tersendiri. Dari lingkungan pesantren dan kegiatan kepramukaan di Kateman, ia kini berada di tengah ribuan peserta yang datang dari berbagai daerah di Indonesia dan negara sahabat.

Bukan Sekadar Perjalanan ke Jakarta

Jamnas XII 2026 menjadi salah satu agenda besar Gerakan Pramuka yang mempertemukan Pramuka Penggalang dari berbagai wilayah. Kegiatan yang berlangsung pada 13–20 Agustus 2026 di Buperta Cibubur tersebut tercatat diikuti 19.833 peserta dari 41 kontingen, dengan jumlah warga perkemahan mencapai hampir 25 ribu orang.

Di tempat inilah Razak mendapatkan kesempatan untuk mengenal berbagai karakter dan budaya, membangun persahabatan lintas daerah, mengikuti kegiatan kepramukaan, serta belajar menjadi pribadi yang lebih mandiri.

Bagi seorang santri, pengalaman tersebut juga menjadi ruang untuk memperluas wawasan di luar lingkungan pondok dan sekolah.

«“Saya sangat bangga dan bahagia bisa mendapatkan kesempatan mengikuti Jambore Nasional. Ini merupakan pengalaman yang sangat berharga bagi saya. Saya bisa bertemu dengan Pramuka dari berbagai daerah, belajar banyak hal, dan membawa nama Kateman serta Indragiri Hilir di tingkat nasional,” ujar Razak.»

Ia berharap perjalanan tersebut tidak berhenti sebagai pengalaman pribadi. Setelah kembali ke Kateman, berbagai pengalaman selama mengikuti Jamnas ingin ia bagikan kepada teman-teman dan adik-adik Pramuka.

«“Saya ingin pengalaman selama di Jamnas tidak berhenti pada diri saya sendiri. Semoga nanti bisa saya ceritakan dan bagikan kepada teman-teman serta adik-adik Pramuka di Kateman, supaya mereka semakin semangat mengikuti kegiatan Pramuka,” katanya.»

Dari Dukungan Keluarga hingga Kepercayaan Pembina

Di balik keberangkatan Razak menuju Cibubur, terdapat dukungan keluarga yang menjadi bagian penting dalam perjalanannya.

Samad, orang tua Razak, mengaku bangga dan bersyukur putranya mendapat kesempatan menjadi bagian dari kontingen Indragiri Hilir.

Menurutnya, Jamnas merupakan kesempatan bagi Razak untuk belajar langsung tentang kedisiplinan, tanggung jawab, kemandirian dan bagaimana berinteraksi dengan orang-orang dari berbagai daerah.

«“Sebagai orang tua tentu kami merasa bangga dan bahagia. Kami bersyukur Razak mendapatkan kesempatan seperti ini. Harapan kami, dia mengikuti semua kegiatan dengan baik, menjaga kesehatan, disiplin, menjaga nama baik keluarga dan daerah, serta mengambil sebanyak-banyaknya pengalaman selama berada di sana,” ungkap Samad.»

Sementara itu, Pembina Gudep, Kak Heri Susanto, menilai keikutsertaan Razak merupakan bagian dari proses pembinaan yang telah dijalani selama mengikuti kegiatan kepramukaan.

Baca Juga:  Semangat Pancasila Menyala di Ujung Negeri, SDN 011 Air Tawar Bertahan di Tengah Keterbatasan

Menurutnya, menjadi peserta Jamnas bukanlah sesuatu yang datang begitu saja. Ada proses latihan, kedisiplinan, keberanian, tanggung jawab serta kemauan untuk terus belajar.

«“Kami tentu bangga dengan apa yang telah dicapai Razak. Ini bukan hanya tentang berangkat ke Jamnas, tetapi tentang proses yang sudah dilaluinya. Pramuka mengajarkan banyak hal, mulai dari kedisiplinan, tanggung jawab, kerja sama, kemandirian sampai bagaimana seorang anak mampu beradaptasi dengan lingkungan dan orang-orang yang berbeda,” ujar Kak Heri.»

Ia berharap pengalaman yang diperoleh Razak selama berada di Cibubur nantinya dapat dibawa pulang dan menjadi energi positif bagi kegiatan kepramukaan di Kateman.

Pesantren Memberi Ruang untuk Berkembang

Keikutsertaan Razak juga mendapat dukungan dari Pimpinan Pondok Pesantren Daarul Rahman Kateman, KH Fardian Riva’i Hidayatullah, S.Ag.

Menurutnya, pendidikan seorang santri tidak hanya berlangsung melalui kegiatan akademik di dalam ruang kelas. Pengalaman berorganisasi, bekerja sama, memimpin, berinteraksi dengan masyarakat dan mengikuti kegiatan positif juga menjadi bagian dari pembentukan karakter.

«“Di pondok, santri bukan hanya belajar. Santri juga perlu belajar berorganisasi, belajar bertanggung jawab, belajar bekerja sama dan belajar berinteraksi dengan masyarakat. Semua itu merupakan bagian dari proses pendidikan dan pembentukan karakter,” tutur KH Fardian.»

Ia menilai keikutsertaan Razak dalam Jamnas menjadi kesempatan baik bagi seorang santri untuk mendapatkan pengalaman berskala nasional.

«“Kami berharap apa yang dicapai Razak dapat menjadi motivasi bagi santri-santri yang lain. Jangan merasa bahwa belajar hanya sebatas di dalam kelas. Ada banyak ruang untuk mengembangkan diri, salah satunya melalui organisasi dan kegiatan kepramukaan,” katanya.»

Menurutnya, keberadaan Razak di Jamnas juga membawa pesan bahwa anak-anak dari daerah memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang ketika mendapatkan dukungan, pembinaan dan ruang untuk menunjukkan kemampuan.

«“Mudah-mudahan Razak menjadi motivasi bukan hanya bagi santri Daarul Rahman, tetapi juga bagi adik-adik Pramuka lainnya di Kecamatan Kateman. Anak-anak dari daerah juga memiliki kesempatan untuk berkembang dan membawa nama daerah ke tingkat nasional,” ujar KH Fardian.»

Membawa Nama Kateman, Menambah Pengalaman untuk Dibawa Pulang

Jamnas XII 2026 mengusung semangat “Berkreasi, Berinovasi, Terampil dan Mandiri untuk Mendukung Swasembada Pangan.” Kegiatan tersebut dirancang sebagai ruang pembelajaran dan pengembangan karakter bagi Pramuka Penggalang.

Bagi Razak, berada di tengah peserta dari berbagai daerah merupakan kesempatan untuk melihat Indonesia dalam keberagaman yang lebih luas.

Ia datang dari Kateman sebagai peserta dan utusan Kwarran 03 Kateman. Bersama kontingen Kwarcab Indragiri Hilir, ia menjadi bagian dari perjalanan Pramuka daerah menuju perhelatan nasional.

Tidak ada target untuk membawa pulang piala atau gelar juara. Yang dibawa Razak adalah kesempatan untuk belajar, pengalaman untuk dikenang, persahabatan yang dibangun, serta nama daerah yang melekat di balik seragam yang dikenakannya.

Dari halaman Pondok Pesantren Daarul Rahman Kateman menuju Buperta Cibubur, perjalanan Razak menjadi cerita tentang seorang anak daerah yang mendapatkan kesempatan untuk melihat dunia yang lebih luas.

Dan ketika nantinya kembali ke Kateman, pengalaman itulah yang diharapkan menjadi bekal baru—bukan hanya untuk dirinya, tetapi juga untuk teman-teman dan adik-adik Pramuka yang ingin mengikuti jejak serupa.

Dari Kateman menuju panggung nasional. Razak telah mengambil bagian sebagai peserta Jamnas XII 2026, membawa nama Kwarran 03 Kateman dan Kwarcab Indragiri Hilir dalam sebuah pengalaman yang akan menjadi bagian penting dari perjalanan mudanya. (Eman)

Penulis : Sulaiman

Editor : Sofian ang david

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel centralmedianusa.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cegah Karhutla, Polsek Kateman Bersama Pemdes Air Tawar dan PT Pulau Sambu Perkuat Patroli
64 Tim Mulai Memburu Takhta Suak Jangkang Cup 2026, Rifki FC Langsung Tancap Gas
Polsek Kateman Panen 2 Ton Jagung, Dorong Desa Air Tawar Jadi Lumbung Pangan
Bhabinkamtibmas Desa Beringin Mulya Kawal Pertumbuhan Jagung Usia 11 Minggu, Perkuat Ketahanan Pangan dari Tingkat Desa
Latihan Paskibra Kecamatan Kateman Dimulai, Puluhan Siswa Disiapkan untuk Upacara HUT ke-81 RI
Patroli KRYD Tengah Malam, Polsek Kateman Persempit Ruang Gerak Pelaku Kejahatan dan Cegah Balap Liar
Polsek Kateman Melalui Bhabinkamtibmas Air Tawar Kawal Program Ketahanan Pangan Jagung
Generasi Emas dari Pesisir Kateman, Rachel Az Zahra Putri Harumkan Nama Inhil di Ajang FLS3N Provinsi Riau

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 23:39 WIB

Cegah Karhutla, Polsek Kateman Bersama Pemdes Air Tawar dan PT Pulau Sambu Perkuat Patroli

Rabu, 26 Agustus 2026 - 16:16 WIB

64 Tim Mulai Memburu Takhta Suak Jangkang Cup 2026, Rifki FC Langsung Tancap Gas

Kamis, 20 Agustus 2026 - 09:24 WIB

Polsek Kateman Panen 2 Ton Jagung, Dorong Desa Air Tawar Jadi Lumbung Pangan

Senin, 3 Agustus 2026 - 16:16 WIB

Bhabinkamtibmas Desa Beringin Mulya Kawal Pertumbuhan Jagung Usia 11 Minggu, Perkuat Ketahanan Pangan dari Tingkat Desa

Minggu, 2 Agustus 2026 - 18:05 WIB

Latihan Paskibra Kecamatan Kateman Dimulai, Puluhan Siswa Disiapkan untuk Upacara HUT ke-81 RI

Berita Terbaru