Centralmedianusa.com, Sungai Guntung_Inhil – Masyarakat Desa Kuala Selat, Kecamatan Kateman, menyambut penuh rasa syukur atas terealisasinya pembangunan tanggul pemecah ombak di Dusun Hidayah. Kegiatan syukuran yang digelar di Kantor Desa Kuala Selat, Kamis (04/06/2026), menjadi simbol optimisme baru bagi warga pesisir yang selama ini menghadapi ancaman abrasi dan gelombang laut.
Pembangunan tanggul pemecah ombak sepanjang kurang lebih 500 meter tersebut dinilai sebagai langkah strategis dalam melindungi kawasan pesisir. Lokasinya berada sekitar 200 meter dari bibir tebing dan diharapkan mampu mengurangi dampak gerusan ombak yang berpotensi mengancam lahan perkebunan masyarakat.
Kegiatan syukuran dihadiri Camat Kateman Akapriadi, SH, Kapolsek Kateman Kompol Bachtiar, S.H., M.H., Babinsa Kuala Selat Koptu Dery Perdana, Bhabinkamtibmas Kuala Selat Brigadir Agus Saputra Siahaan, Kasi Tata Pemerintahan Kecamatan Kateman M. Ashari, S.Pd.I., M.H., Ketua Karang Taruna Kecamatan Kateman M. Sahibek, A.Md., serta para Kepala Dusun, Ketua RW, RT, anggota BPD dan masyarakat Desa Kuala Selat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Nuansa religius turut mewarnai kegiatan melalui tausyiah yang disampaikan Ustadz Safrizal. Dalam ceramahnya, ia mengajak masyarakat untuk mensyukuri setiap pembangunan yang membawa manfaat bagi kehidupan warga serta menjaga persatuan demi kemajuan desa.
Kepala Desa Kuala Selat, Nurjaya, S.Pd., menyampaikan bahwa pembangunan tanggul pemecah ombak merupakan impian masyarakat yang akhirnya mulai terwujud. Menurutnya, keberadaan infrastruktur tersebut tidak hanya berfungsi sebagai pelindung wilayah pesisir, tetapi juga menjadi benteng bagi kebun-kebun warga yang selama ini menjadi penopang perekonomian keluarga.
Camat Kateman Akapriadi, SH, dalam kesempatan itu mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan tersebut. Ia berharap pembangunan tahap awal ini dapat berlanjut pada masa mendatang sehingga perlindungan terhadap kawasan pesisir Desa Kuala Selat semakin maksimal dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
Antusiasme warga terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Bagi mereka, tanggul pemecah ombak bukan sekadar bangunan fisik, melainkan simbol harapan agar kawasan pesisir tetap terjaga, kebun masyarakat terlindungi, dan roda perekonomian desa dapat terus berkembang di tengah tantangan alam yang dihadapi setiap tahun.
(Eman)
Penulis : Sulaiman
Editor : Sofian ang david









